Benarkah Salafy Itu Radikal ?
![]() |
| Benarkah Salafy Itu Radikal ? |
Apakah benar aliran salafy itu radikal, ektreem, benih-benih menuju terorisme seperti yang dikatakan oleh sebagian orang ?
Apa Itu Radikal ?
Yang Diyakini Salafy ...
Baca Selengkapnya ....
Kumpulan Catatan Abu Mumtazah Wahyu
Belakangan viral tulisan cerita pengalaman Mahasiswa KKN yang di beri judul KKN Desa Penari. Cerita di dalam KKN Desa Penari ini sangat syarat dengan mistis dan horor. anda
Masalah rizki, Allah memberikan antara seorang hamba dengan yang lainnya berbeda - beda porsinya. Ada yang Allah berikan dalam jumlah yang lebih banyak, ada juga
Sudah hampir satu tahun kita berada di masa sulit akibat pandemi covid19 yang melanda negri. Krisis kesehatan yang berimbas pada kondisi ekonomi yang memburuk, belum juga nampak jalan terang.
Hijrah, belakangan ini menjadi populer di kalangan pemuda. Hingga kita dapati berbagai macam komunitas di buat dengan nama komunitas hijrah
![]() |
| Benarkah Salafy Itu Radikal ? |
Kemudian kita dilahirkan dalam kondisi yang lemah tidak mengetahui apa-apa. Sehingga Allah terus sempurnakan proses siklus kehidupan kita menuju jenjang berikutnya, menjadi anak-anak yang masih lemah, kemudian masuk kemasa remaja menjadi seorang pemuda yang kuat lalu Allah putar kembali manusia pada siklus lemahnya yaitu di masa tua.
Hal ini sebagaimana yang Allah gambarkan di dalam al-Qur’an, Allah ta’ala berfirman,
ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنۢ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنۢ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۖ وَهُوَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْقَدِيرُ
“Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. Ar-Rum : 54)
Inilah fase kehidupan manusia yang ia akan terus berjalan kedepan. Siapa yang sudah memasuki satu fase maka ia tidak akan bisa kembali ke fase sebelumnya. Karena waktu itu akan terus berjalan dan tidak akan pernah kembali lagi ke belakang.
Sebagaimana kata pepatah Arab,
لَنْ تَرْجِعَ الأَياَّمُ الَّتِيْ مَضَتْ
"Tidak akan pernah kembali hari-hari yang telah berlalu."
Apapun yang kita kerjakan di masa ini maka tidak akan pernah bisa kita revisi dan mengulangnya kembali. Yang ada hanyalah bagaimana kita bisa memperbaiki apa yang tersisa dari waktu yang tersisa.
Tidak setiap manusia Allah anugerahi nikmat masa muda. Kita banyak melihat betapa banyak manusia yang Allah cabut nyawanya sebelum ia mencapai masa mudanya. Maka jika saat ini Allah berikan anugerah kepada kita berupa nikmat hidup sampai di masa muda, ini adalah hal hendaknya kita syukuri.
Diantara cara kita bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah berikan kepada kita yaitu dengan memanfaatkan masa muda ini dengan sebaik-baiknya dalam hal ketaatan dan kebaikan yang dapat mendatangkan keridhaan Allah ta’ala.
Masa muda adalah kesempatan bagi kita. Kesempatan untuk bisa memaksimalkan kebaikan dalam kehidupan. Masa muda adalah masa dimana tubuh dalam kondisi yang kuat dan terbaiknya. Jika kesempatan berbarengan dengan kekuatan ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam kebaikan maka hasil yang akan dicapai pun akan lebih besar dan lebih maksimal.
Berbeda jika seseorang sudah sampai masa lemahnya, kondisi fisik sudah tidak seprima dikala muda. Maka banyak hal yang tidak mampu untuk ia capai. Produktivitas Pun akan sangat terbatas.
Inilah masa muda yang ternyata banyak dari kita melalaikannya. Masa muda seolah hanya sekedar masa untuk foya-foya banyak bermain saja. Padahal masa muda adalah peluang dan kesempatan yang bergabung dengan kekuatan dan kemampuan. Jika kita bisa mengoptimalkan produktivitas di dalamnya, maka hasil yang akan dicapai lebih besar dan lebih maksimal.
Masa muda adalah sebuah proses. Proses pembentukan karakter dan kematangan dalam kehidupan. Siapa yang menjalani proses ini dengan arah yang baik, maka hasil yang akan didapat pun akan baik. Namun siapa yang masa proses ini justru dimanfaatkan dalam kesia-siaan bahkan keburukan, maka hasil yang akan didapatkan pun mungkin tidak akan jauh berbeda.
Maka mari kita perbaiki proses kehidupan kita. Kita tetapkan sebuah tujuan yang jelas untuk kita tuju. Jangan biarkan hidup berjalan ibarat bola yang menggelinding tanpa arah dan tujuan yang jelas.
Ditulis oleh : Abu Mumtazah Wahyu
![]() |
| Daily Activity, Pembiasaan Ibadah Harian untuk Anak |
Salah satu metode pengajaran kepada anak selain belajar, juga penting melatih pembiasaan ibadah dirumah ...
![]() |
| Paket Ater Ater Jogja |
![]() |
| Kedai Laziez Jogja |
Salah satu kota tujuan wisata terfavorit di Indonesia salah satunya adalah kota yogyakarta, atau yang lebih akrab kita kenal dengan kota jogja.
Ciantara wisata yang sangat terkenal di di jogja adalah malioboro. Mungkin malah ada yang bilang kalau ke jogja gak ke malioboro gak afdhol, betul gak sih ?
Walaupun aslinya lebih banyak lagi wisata lain yang sangat menarik untuk di konjungi di jogja. Salah satunya wisata pantai. Walaupun ombak di pantai kidul jogja cukup besar, namun hal tersebut tidak mengurangi keindahan pantai di jogja.
Mulai dari Pantai di Gunung Kidul, di Bantul, sampai pantai yang ada di Kulon Progo sangat layak untuk menjadi salah satu destinasi wisata untuk di kunjungi bersama keluarga.
Dengan daya tarik wisata yang begitu menggiurkan ini. Belakangan jogja di hebohkan dengan berita viral makan mahal di gethok pedagang di kawasan sekitaran malioboro.
Adalagi yang baru parkir di dekat malioboro pun di gethok dengan harga 20rb oleh oknum tukang parkir yang kurang bertanggung jawab.
Tentu hal ini kadang membuat sebagian kita resah. Pengen jalan - jalan ke jogja tapi takut makan di jogja kemahalan di getok harga dan lain sebagainya.
Sebenarnya hal seperti ini tidak perlu di khawatirkan kalau mau jalan - jalan wisata ke jogja. Karena warung makan dengan harga yang tidak lazim seperti di berita - berita yang viral itu hanya sedikit saja. Banyaknya justru makan di jogja iutu di kenal dengan harganya yang SUPER MURAH.
Kalau kalian pernah ke jogja, pasti tau lah bagaimana MURAH nya biaya makan di jogja ini. Apalagi anak - anak kost pasti merasakan dan tau persis gimana cara makan murah di jogja.
Nah ada beberapa rekomendasi makan murah dijogja buat kamu yang belum pernah ke jogja.
Salah satu rekoemndasi tempat makan murah di jogja, harganya jelas ada di Kedai Laziez Jogja. Kamu bisa menikmati legitnya dan lezatnya menu ayam bakar di jogja lengkap dengan nasi liwet, sambel dan lalabannya hanya dengan harga 10k an aja.
Coba kurang murah gimana lagi. dengan 10rb udah bisa makan lengkap nasi dengan lauknya. Dan bukan itu aja. Nasinya bukan nasi biasa, tapi sudah nasi liwet yang cocok di hidangkan bersama ayam bakar yang menyerap bumbu sampai tulang.
Salain menyediakan menu Ayam Bakar dan Nasi Liwet, Kedai Laziez Jogja juga menyediakan menu Ikan Bakar Nasi Liwet. Ikan bakarnya di buat dengan olesan saos bakar yang lezat dan berasa bumbunya.
Pokoknya kalau kamu mau makan enak, murah di jogja, kami merekomendasikan coba makan di Kedai Laziez Jogja.
Biar gak penasaran sama menu - menu nya. Langsung aja cek dan eksekusi langsung makan di Kedai Laziez. Berikut informasi mengenai Kedai Laziez nya.
Kedai Laziez
Lokasi : Jl. Monumen Perjuangan, Grojogan, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, DIY
Rute : Dari perempatan terminal giwangan ke arah selatan melalui Jl. Imogiri Timur sejauh kurang lebih 800m, kemudian belok ke arah timur sebelah Toko Bata di jalan monumen perjuangan. Kedai kami ada di jajaran kedai sebelah Toko Bata.
CP : WA 081 704 14 024
Buka : 10.00 - 20.00 WIB
![]() |
| Kapan Pandemi Covid19 Berakhir ? |
Sudah hampir satu tahun kita berada di masa sulit akibat pandemi covid19 yang melanda negri. Krisis kesehatan yang berimbas pada kondisi ekonomi yang memburuk, belum juga nampak jalan terang.
Dengan kondisi yang serba terbatas, kondisi yang serba sulit. Banyak dari kita yang sudah mulai bosan jengah, bertanya - tanya, kapan pandemi covid19 ini akan berakhir ?
Membaca di berbagai media, dari awal pandemi mulai masuk hingga hari ini, banyak yang membuat permodelan perkiraan waktu kapan pandemi akan berakhir. Berbagai prediksi, bukan angka, sampai tahun di publikasi oleh para ahli.
Namun prediksi hanyalah prediksi. Sebagaimana di awal pendemipun ada prediksi. Kapan waktu puncak, kapan masa turun. Namun dengan takdir Allah semua tidak berjalan seperti apa yang di perkirakan.
Lalu kapan pandemi ini akan berakhir ?
Protokol kesehatan terus di dengungkan, vaksin covid19 pun sudah mulai dilaksanakan. Namun kondisi belum nampak perbaikan.
Sebagian masyarakat yang memiliki kesadaran dan kesabaran, ia patuhi aturan yang berlaku dari protokol kesehatan dan penerimaan vaksin. Sebagian yang lain merasa jengah, semakin abai, acuh tak acuh dengan protokol kesehatan, apalagi program vaksin yang mereka anggap sekedar bisnis belaka.
Korban terus berjatuhan. Dulu kita melihat penderita covid19 melalui media masa, televisi atau berita - berita nun jauh disana. Kondisinya telah beda. Kita kita melihat orang - orang di sekitar kita banyak terpapar dan bahkan terkapar kalah melawan virus corona.
Bagi sebagian orang virus ini hanya isapan jempol belaka. Atau ada juga yang menganggap ini hanya penyakit flus biasa.
Sementara fakta berbicara hal yang berbeda. Semakin nyata bahanya virus corona yang kini ada di sekitar kita.
Virus corona, tidak memandang kasta, tahta, juga usia. Semua mungkin saja terjangkiti olehnya. Dan faktanya kita tidak tau, siapa saja yang akan kalah melawan corona virus 2 ketika masuk ke dalam tubuh. Bisa saja tanpa gejala, atau bahkan kematian yang menjemput kita. Maka waspada adalah kunci utama.
Juga merupakan fakta kita tidak bisa melihat virus corona dengan mata biasa. Sehingga tidak diketahui siapa diantara kita yang telah terpapar virus atau yang sehat tanpa membawa virus.
Karena mungkin saja kita kuat melawab corona. Namun ketika corona menular ke orang lain, dengan risiko tinggi , memiliki penyakit penyerta, usia yang sudah renta, maka ketahanan tubuhnya pun berbeda.
Tidakkah tanggung jawab sosial ini bisa kita tanggung bersama ???
Mungkin anda tidak takut dengan corona. Mungkin andapun kuat melawan virus yang masuk ke dalam tubuh anda. Toh yang anda rasakan, dari pertama hingga saat ini, tidak memakai masker, tidak mematuhi protokol kesehatan, anda baik - baik saja, tidak sebagaimana yang di beritakan, atau yang di takutkan. Jadi kenapa takut dengan virus corona ?
Maka jawabnya, tidakkah anda mau sedikit saja memikul tanggung jawab sosial ini bersama ?
Mungkin anda sekarang sehat, tapi belum tentu esok hari. Mungkin anda sekarang sehat, tapi INGAT, ketika anda memawa virus, artinya anda bisa menularkan virus ini kepada orang lain. Dan orang lain sangat mungkin tidak sekuat anda, tubuhnya dalam melawan infeksi, jika seandainya ternyata ia tertular virus dari anda.
Maka tidakkah ada sedikit saja tanggung jawab sosial ini bisa kita perhatikan bersama. Memakai masker, mematuhi protokol kesehatan, BUKAN hanya untuk kemaslahatan anda atau keluarga anda. Tapi ini tentang tanggung jawab moral dan sosial, bagaimana kita mencoba mencegah mudhorot kepada orang lain yang mungkin saja mudhorot itu bisa bersumber dari diri kita.
Kalaupun kita tidak dapat memberikan sumbangsih yang berarti dalam penanganan krisis yang ada saat ini. Maka setindaknya JANGAN MENJADI RANTAI yang menyambung penularan virus kepada orang lain. Putuslah rantai itu dengan upaya - upaya yang penerapan protokol kesehatan yang ada.
Mungkin saja anda sekarang tidak merasakan sakit. Tapi berjuta manusia merasakan sakit, baik yang isolasi mandiri di rumah - rumah, maupun yang di rawat di RS.
Mungkin anda sekarang memang tidak sampai sakit walaupun sudah terkena corona. Namun tidakkah anda meilihat imbas wabah ini di negeri kita ? Bukan hanya kesehatan, berapa banyak kepala keluarga yang kehilangan pekerjaannya. Berapa banyak para pedegang yang tidak laku dagangannya. Ini semua imbas dari wabah yang belum juga mereda.
Saya ulang ... Kesulitan ini semua, yang kita alamai bersama, adalah IMBAS dari WABAH yang belum juga mereka.
Apalah arti kesehatan jika kita tidak bisa hidup normal seperti sedia kala. Ibadah terbatasi, mobilitas serba terbatas. Apakah anda merasa nyaman dengan kondisi seperti ini ?
Lantas kapan pandemi akan berakhir ? Jika perilaku masyarakat tidak juga berubah. Tidak juga kita bisa mengambil pelajaran dari apa yang menimpa kita.
Taatilah pemerintah muslim yang menerapkan peraturan - peraturan penanganan wabah. Berhenti dari mencela, cmari kita cari jalan keluar dan solusinya bersama.
Perbaiki diri, perbanyak istigfar dan taubat kepada Allah sang pencipta. Karena tidakklah datang musibah, ataupun bencana yang menimpa, kecuali semua adalah sebab perbuatan kita, sebab dosa - dosa manusia. Sehingga taubat dan istighfar adalah jalan syari yang utama menuju akhir pandemi covid19.
Karena sebab kita dapat keluar dari masa krisis pandemi covid19 ini di dalam ISlam ada dua.
Sebab yang pertama yaitu sebab syari. Siapa yang ingin selamat dan segera terbebas dari bencana yang melanda maka ia harus mejalankan sebab syari yang di jelaskan dalam Agama. Seperti taubat, istigfar, memperbanyak berdoa, beramal sholat, amar makruf nahyi mungkar, adalah jalan keluar dari wabah covid19.
Dan sebab yang kedua adalah sebab kauni / qadari. Yaitu sebab - sebab yang di ketahui secara ilmiah bahwa itu sebab terhindar dan terbebas dari wabah. Diantara upaya ini yaitu dengan kita menerapkan protokol kesehatan, dengan program vaksinasi, dan yang lainnya.
Mari kita segerakan wabah ini berakhir dengan taat kepada Allah, perbanyak istigfar, taubat, memperkuat amar makruf nahi mungkar, juga tak lupa selalu mematuhi protokol kesehatan 5 M, berupaya memutus rantai penyakit, mematuhi pemerintah dalam hal yang makruf, dan menerima dan mensukseskan program vaksin covid19 yang di jalankan di negeri kita.
Allahlah yang menurunkan wabah ini kepada kita. Dan Allah jualah yang mampu untuk mengangkat nya dari kita sehingga pandemi ini berakhir.
Maka hanya kepada Allahlah kita meminta, semoga Allah segera mengakhiri pendemi covid19 ini sehingga kehidupan menjadi normal dan baik kembali. aamiiin.
Catatan AMW