Pages

Benarkah Salafy Itu Radikal ?

Posted by Abu Mumtazah Kamis, 10 November 2022 0 komentar
Benarkah Salafy Itu Radikal ?
Benarkah Salafy Itu Radikal ?

Apakah benar aliran salafy itu radikal, ektreem, benih-benih menuju terorisme seperti yang dikatakan oleh sebagian orang ?

Untuk menjawab pertanyaan ini, maka yang perlu kita tau dulu, apa sih sebenarnya yang namanya radikal itu ? 

Apa Itu Radikal ?

Jika kita lihat definisi radikal dari kamus KBBI Online, kita dapati arti radikal itu adalah amat keras menuntut perubahan undang-undang, pemerintahan. Ini adalah makna yang berkaitan dengan politik dan pemerintahan. 

Sementara jika kita merujuk kepada rujukan yang lain, sebagaimana yang kami kutip dari KataData.Co.Id, disebutkan Dalam kamus Cambridge Dictionary, radikalisme adalah suatu kepercayaan atau bentuk ekspresi dari keyakinan bahwa harus ada perubahan sosial atau politik yang besar atau secara ekstrem. Oxford Dictionary juga memahami ‘radikal’ sebagai orang yang mendukung suatu perubahan politik atau perubahan sosial secara menyeluruh. 

Masih dari sumber yang sama disebutkan dalam Kamus Merriam Webster memberikan pengertian lain, radikalisme adalah bentuk opini atau perilaku orang yang menyukai perubahan ekstrem, khususnya dalam pemerintahan atau politik.

Dari semua definisi diatas, semuanya mengaitkan radikal dan tindakan radikalisme itu berkaitan dengan politik dan pemerintahan. 

Yang Diyakini Salafy ...

Sekarang pertanyaannya, bagaimana bisa seorang yang dikatakan salafy itu radikal jika radikal itu berhubungan dengan politik atau pemerintahan ? 

Sementara kalau kita mau mencari tahu, hadir di majelis-majelis ilmu pengkajian Ilmu syar'i yang diadakan oleh kalangan salafy yang ini semuanya terbuka untuk umum, maka kita akan mendapati mereka dari kalangan salafy itu tidak ikut-ikutan dengan politik dan urusan pemerintahan. 

Bahkan diantara keyakinan yang diyakini oleh seorang yang berintisab ke jalannya para salaf (yaitu salafy) bahwasannya kita itu wajib taat kepada pemerintah kita, pemimpin resmi kita, baik pemimpin itu taat maupun dzalim sekalipun. 

Dalam kitab-kitab ulama salafy khususnya kitab-kitab yang berkaitan dengan akidah, kitab yang berkaitan dengan manhaj, dibahas bagaimana seorang salafy itu harus wajib taat kepada pemerintah muslim mereka. 

Didalamnya juga di bahas tentang larangan meberontak dalam bentuk apapun. Jangankan meberontak dengan fisik dengan lisan pun para ulama menjelaskan terlarangnya perbuatan memberontak ini. 

Jika kondisinya seperti ini, lalu bagaimana bisa kelompok salafy itu bisa dikatakan sebagai kelompok yang radikal ?

Jadi kesimpulannya sangat memaksakan dan sangat dzalim mengatakan jika salafy itu adalah kelompok yang radikal. 

Jika mungkin ada sebagian orang yang mengaku salafy atau pernah ngaji salafy misalnya, kemudian dia terlibat ke kelompok ektreem, dia menjadi pelaku terorisme.

Maka hampir di pastikan orang yang seperti ini biasanya tidak hanya belajar agama dengan metode para salaf atau yang kita kenal salafy. 

Yang seperti ini biasanya ia terpapar dengan ajaran-ajaran ekstreem seperti khawarij atau yang semisalnya diluar pemahaman salafy. 

Jangankan melegalkan tindakan kekerasan, pembunuhan, terorisme. Salafy itu untuk demostrasi yang merusak keamaanan, mengganggu kemanan sebuah negara saja dilarang. Haram hukumnya demonstrasi.

Lalu bagaimana bisa di kaitan salafy dengan radikalistan dan terorisme ? 

Lho ... Kan itu para teroris yang tertangkap polisi pakaian nya pakai celana cingkrang jenggot panjang dan istri bercadar ? Sementara orang-orang salafy pakaiannya cingkrang dan berjenggot dengan istri bercadar juga ? 

Pertanyaan itu bisa di jawab dengan pertanyaan juga, apakah kalau pakaian cingkrang, jenggotan kemudian istri bercadar itu pasti salafy ? Pasti teroris ? 

Apakah jika kita lihat para koruptor itu yang biasa kita lihat di berita-berita berpakaian rapi pakai kemeja, pakai dasi, gaya hidup glamor, kemudian semua orang dengan ciri-ciri tersebut kita labeli sebagai koruptor ? 

Pasti kita akan menjawab tidak. Karena tidak selalu yang jenggotan, pakaian cingkrang, istri bercadar itu pasti salafy dan pasti teroris ? 

Kalau mememilahara / membiarkan jenggot tumbuh, memakai pakaian tidak melebihi mata kaki itu bukan ciri khas teroris tapi ajaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Setiap orang Islam bisa mengecek aturan ini semua di kitab-kitab para ulama. 

Begitu juga bagi muslimah memakai cadar, memakai jilbab panjang, pakaian yang serba tertutup. Ini adalah aturan Islam, bukan aturan aliran teroris. Bahkan yang memakai pakaian yang seperti ini bukan hanya orang-orang yang menisbatkan diri ke salaf (salafy). Sebagian saudara muslim kita yang lain juga ada yang memakai pakaian yang sama yang mereka tidak menamakan diri mereka sebagai salafy.

Juga pakai kemeja, berdasi, pakai celana formal, sepatu formal, itu semua bukan ciri koruptor. Karena yang memakai itu semua bukan hanya koruptor. Aturan itu juga bukan aturan pakaian untuk koruptor. 

Jadi dalam mengaitkan sesuatu hal dengan hal yang lain hendaknya kita berhati-hati. Jangan sampai karena keteledoran kita dalam menuduh membuat kita berlaku dzalim kepada saudara kita sesama muslim. Ingat semua kelak akan kita pertanggung jawabkan diakhirat. Tidak ada kezaliman kecuali pasti Allah akan beri balasan dan ganjaran bagi pelakunya. 

Semoga dapat sedikit mencerahkan pemahaman kita. Dan membuat kita semakin hati-hati dalam menyematkan istrilah negatif kepada kelompok tertentu, apalagi sampai mengajak orang menjauhi sebuah pengajian. 

Jika pembaca tidak percaya atau kurang yakin dengan apa yang saya sampaikan. Maka sangat dianjurkan untuk langsung membuktikannya hadir langsung di pengajian-pengajian salafy yang ada di sekitar kita. 

Insyaa Allah semua pengajian Salafy Terbuka Untuk Umum. Tidak ada yang ditutup-tutupi, tidak juga mereka mengadakan pengajian sembunyi-sembunyi. Semuanya terbuka, bisa dihadiri oleh setiap muslim siapa saja yang ingin mencari kebenaran dan ketenangan dalam menjalani hidup didunia yang penuh ujian dan cobaaan ini. 

Semoga Allah selalu meluruskan langkah kaki kita semua, menuju jalan-jalan yang dapat mengantarkan kita ke Surga. Amiin, Allahumma amiin. 

Baca Selengkapnya ....

Masa Muda Adalah Kesempatan

Posted by Abu Mumtazah Jumat, 04 November 2022 0 komentar

Masa Muda Adalah Kesempatan
Masa Muda Adalah Kesempatan

Masa muda adalah masa-masa yang produktif, masa dimana seseorang itu berada pada puncak kekuatan. Pada proses awal penciptaan, kita diciptakan dari zat yang hina. Kemudian Allah bentuk menjadi segumpal darah kemudian segumpal daging hingga dalam bentuk sempurna layaknya manusia pada umumnya. 

Kemudian kita dilahirkan dalam kondisi yang lemah tidak mengetahui apa-apa. Sehingga Allah terus sempurnakan proses siklus kehidupan kita menuju jenjang berikutnya, menjadi anak-anak yang masih lemah, kemudian masuk kemasa remaja menjadi seorang pemuda yang kuat lalu Allah putar kembali manusia pada siklus lemahnya yaitu di masa tua. 

Hal ini sebagaimana yang Allah gambarkan di dalam al-Qur’an, Allah ta’ala berfirman, 

ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنۢ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنۢ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۖ وَهُوَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْقَدِيرُ

Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. Ar-Rum : 54)

Inilah fase kehidupan manusia yang ia akan terus berjalan kedepan. Siapa yang sudah memasuki satu fase maka ia tidak akan bisa kembali ke fase sebelumnya. Karena waktu itu akan terus berjalan dan tidak akan pernah kembali lagi ke belakang. 

Sebagaimana kata pepatah Arab, 

لَنْ تَرْجِعَ الأَياَّمُ الَّتِيْ مَضَتْ

"Tidak akan pernah kembali hari-hari yang telah berlalu."

Apapun yang kita kerjakan di masa ini maka tidak akan pernah bisa kita revisi dan mengulangnya kembali. Yang ada hanyalah bagaimana kita bisa memperbaiki apa yang tersisa dari waktu yang tersisa.

Tidak setiap manusia Allah anugerahi nikmat masa muda. Kita banyak melihat betapa banyak manusia yang Allah cabut nyawanya sebelum ia mencapai masa mudanya. Maka jika saat ini Allah berikan anugerah kepada kita berupa nikmat hidup sampai di masa muda, ini adalah hal hendaknya kita syukuri.

Diantara cara kita bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah berikan kepada kita yaitu dengan memanfaatkan masa muda ini dengan sebaik-baiknya dalam hal ketaatan dan kebaikan yang dapat mendatangkan keridhaan Allah ta’ala.  

Masa muda adalah kesempatan bagi kita. Kesempatan untuk bisa memaksimalkan kebaikan dalam kehidupan. Masa muda adalah masa dimana tubuh dalam kondisi yang kuat dan terbaiknya. Jika kesempatan berbarengan dengan kekuatan ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam kebaikan maka hasil yang akan dicapai pun akan lebih besar dan lebih maksimal.

Berbeda jika seseorang sudah sampai masa lemahnya, kondisi fisik sudah tidak seprima dikala muda. Maka banyak hal yang tidak mampu untuk ia capai. Produktivitas Pun akan sangat terbatas.   

Inilah masa muda yang ternyata banyak dari kita melalaikannya. Masa muda seolah hanya sekedar masa untuk foya-foya banyak bermain saja. Padahal masa muda adalah peluang dan kesempatan yang bergabung dengan kekuatan dan kemampuan. Jika kita bisa mengoptimalkan produktivitas di dalamnya, maka hasil yang akan dicapai lebih besar dan lebih maksimal. 

Masa muda adalah sebuah proses. Proses pembentukan karakter dan kematangan dalam kehidupan. Siapa yang menjalani proses ini dengan arah yang baik, maka hasil yang akan didapat pun akan baik. Namun siapa yang masa proses ini justru dimanfaatkan dalam kesia-siaan bahkan keburukan, maka hasil yang akan didapatkan pun mungkin tidak akan jauh berbeda.

Maka mari kita perbaiki proses kehidupan kita. Kita tetapkan sebuah tujuan yang jelas untuk kita tuju. Jangan biarkan hidup berjalan ibarat bola yang menggelinding tanpa arah dan tujuan yang jelas.

Ditulis oleh : Abu Mumtazah Wahyu 


Baca Selengkapnya ....

Pembiasaan Ibadah Harian Untuk Anak | Daily Activity

Posted by Abu Mumtazah Kamis, 03 November 2022 0 komentar

Daily Activity, Pembiasaan Ibadah Harian untuk Anak

Salah satu metode pengajaran kepada anak selain belajar, juga penting melatih pembiasaan ibadah dirumah ...

Dimulai dari yang sedikit, semoga bisa istiqomah menjadi kebiasaan baik bagi anak kita.

Jangan lupa, selain menyuruh anak melakukan kebiasaan baik, anak juga butuh untuk diberi teladan dan contoh yang baik juga dari orang tua.

Karena anak itu peniru. Ia akan meniru apa yg menjadi kebiasaan orang tuanya.

Saat orang tua punya kebiasaan baik, maka insyaa Allah anakpun akan lebih mudah diajak melakukan hal yang serupa.

Namun jika orang tua kebiasaan hariannya kurang baik, banyak menghabiskan waktu dalam kesia-siaaan, kemungkinan besar anakpun anak meniru hal yg serupa.

Yuk semangat jadi contoh baik untuk anak-anak kita. Semoga kita bisa istiqomah sampai kelak berkumpul bersama keluarga di dalam Surga. Amiiin.

Ditulis Oleh :
Abu Mumtazah
Ummu Mumtazah

Baca Selengkapnya ....
support - Original design by Bamz | Copyright of Catatan AMW.