Pages

Muslim Nonton Kembang Api Perayaan Tahun Baru ?

Posted by Abu Mumtazah Senin, 30 Desember 2019 0 komentar
Muslim Nonton Kembang Api Perayaan Tahun Baru
Muslim Nonton Kembang Api Perayaan Tahun Baru  
Muslim jangan latah ikut - ikutan perayaan - perayaan non muslim (kafir). Sekedar nonton kembang api, atau kagiatan - kegiatan yang masuk dalam andil ikut merayakan perayaan orang non muslim hendaknya kita jauhi, dan kita jauhkan dari keluarga dan orang dekat di sekitar kita. 

Karena akidah muslim itu jelas, tidak bisa di campur aduk. Tidak ada ucapan selamat untuk kekufuran, dan tidak ada ikut andil dalam perayaan perayaan mereka. 

Allah ta'ala berfirman, 

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا

Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya. (QS. Al Furqan : 72)

Makna الزُّور menurut Abul 'Aliyah, Tawus, Ibnu Sirin, Ad-Dahhak, dan Ar-Rabi' ibnu Anas serta lain-lainnya adalah tidak pernah menghadiri hari-hari raya kaum musyrik.

Maka tidak layak seorang muslim ikut - ikutan apalagi turut serta dalam perayaan - perayaan orang - orang kafir dalam hari raya mereka. 

Cukuplah dua hari raya di dalam Islam bagi kita. Tidak perlu ikut - ikutan cari rame, atau sekedar cari kesengan dengan cara menggadaikan akidah. 

Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua. Aamiin. 

Baca Selengkapnya ....

Yang Paling Berat Dalam Mendidik Anak

Posted by Abu Mumtazah Minggu, 29 Desember 2019 0 komentar
Yang Terberat Dalam Mendidik Anak
Yang Terberat Dalam Mendidik Anak

Pendidikan Terbaik bagi anak - anak adalah melalui keteladanan. Yaitu bagaimana seorang guru (orang tua) dapat menjadi suri tauladan yang baik bagi anak - anaknya.

Dengan memberikan tauladan yang baik bagi anak - anak, maka secara langsung maupun tidak langsung, kita telah mengajarkan anak - anak kita dengan hal yang nyata. Yang hal ini lebih menempel kuat pada kepribadian sang anak.

Hindari sikap dan perbuatan kita sebagai guru di rumah, yang bertentangan dengan apa yang kita ucapkan.

Dalam satu hal kita berbicara melarang sesuatu, dalam hal lain kita kerjakan apa yang sempat kita larang tersebut.

Cukuplah menjadi sebuah peringatan bagi kita untuk selalu menyelaraskan antara ucapan dan amalan kita Firman Allah ta'ala

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لا تَفْعَلُونَ , كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لا تَفْعَلُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian disisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS.Ash-Shaf:2-3)

Semoga bermanfaat, boleh di share ...

Baca Selengkapnya ....

Noda Hitam

Posted by Abu Mumtazah Jumat, 13 Desember 2019 0 komentar
Noda Hitam di Hati  Noda Hitam Di Wajah
Noda Hitam di Hati  Noda Hitam Di Wajah
Kadang kita lihat di sekitar kita,  betapa banyak orang - orang yang sangat khawatir terhadap noda hitam di wajahnya, namun mereka kurang peduli terhadap noda hitam yang mungkin menempel di hatinya di akibatkan perbuatan maksiat.

Berbagai macam produk kecantikan, pemutih dan pembersih wajah laku keras dan banyak di cari di pasaran. Berbeda dengan produk buku - buku, taklim - taklim yang bisa membersihkan hati akibat dosa yang di perbuat perharinya. Produk terssebut sepi peminat. 

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ، فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ، وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ، وَهُوَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ


كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Jika seorang hamba melakukan satu dosa, niscaya akan ditorehkan di hatinya satu noda hitam.
Seandainya dia meninggalkan dosa itu, beristighfar dan bertaubat; niscaya noda itu akan dihapus.

Tapi jika dia kembali berbuat dosa; niscaya noda-noda itu akan semakin bertambah hingga menghitamkan semua hatinya.

Itulah penutup yang difirmankan Allah,

“Sekali-kali tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka lakukan itu telah menutup hati mereka” (QS. Al-Muthaffifin: 4), (HR. Tirmidzi). 

Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua, menjadikan prioritas yang utama adalah membersihkan hati dari yang lainnya. 

Catatan AMW 

Baca Selengkapnya ....
support - Original design by Bamz | Copyright of Catatan AMW.